▴Jasa Pembuatan Website murah▴ - Spiderwoman dari Grobogan Raih Medali Emas Asian Games 2018
- Dijual Mahal, Samsung Galaxy Note 8 Lebih Laku dari Galaxy S8
- Ahli Kejiwaan Sebut Marshanda Keterlaluan
- 5 Buah Penangkal Racun dalam Tubuh
- ROBOT Kecil Cikal Bakal Transformer
- Apple iWatch Bakal Dirilis Bulan Depan
- Pentax Q-S1 Kamera Mirorless Style Retro
- Risma Akan Tolak Tawaran Jadi Menteri
- Jokowi janji mati-matian bela Palestina
- Gereja Tampung Pengungsi Muslim Palestina
Laksa Betawi yang Menggugah Selera
Berita Terkait
Berita Populer
- Jokowi janji mati-matian bela Palestina
- Usai China, Indonesia Tuan Rumah Miss World 2013
- Marvel Umumkan Jadwal Rilis "The Avengers 2"
- Astagfirullah, Festival Wine Digelar di Halaman Masjid
- Risma Akan Tolak Tawaran Jadi Menteri
- Makanan Penyumbang KegemukaN
- 4 Teknologi yang Bakal Bertahan Sampai 2030
- Fatima Nabil, Presenter TV Berjilbab Pertama di Mesir
- Cokelat Hitam Turunkan Tekanan Darah
- "Expendables 2" Impian Jean Claude Van Damme

Makanan khas betawi yang satu ini memang sudah agak jarang bisa ditemui. Namun bukan berarti punah. Di beberapa lokasi tertentu, anda masih bisa menemukan Laksa betawi. Bagi anda yang belum mengetahui apa itu Laksa Betawi, Laksa betawi adalah Penganan berjenis mie yang diberi bumbu. Laksa Betawi memiliki kuah berwarna kekuningan. Campuran udang rebon yang ada dalam kuah laksa, membuat rasanya menjadi segar dan di padu aroma khas udang.
Selain itu, Makanan ini menggunakan Ketupat. Isi dari ketupat laksa betawi adalah irisan ketupat, telur, kemangi, tauge. kucai, bihun, perkedel, dan bawang goreng, serta kuahnya yang kental dengan taburan udang kering. Namun ada yang bilang bahwa Bihun dan perkedel hanya variasi tambahan dari laksa, bukan bawaan asli nya.
Cara lain untuk menikmati Laksa adalah menggunakan Semur betawi. Paduan rasa manis pada semur, tentu nya akan menambah rasa gurih di lidah. Namun hal ini bukan suatu keharusan. Tergantung selera masing-masing.
Cara mengolah Laksa Betawi
Mengolah laksa betawi susah-susah gampang. Bumbunya sederhana, terdiri dari kunyit, lengkuas, sereh, daun salam, daun jeruk, jahe, jintan, lada, temu kunci, serta dua kilogram udang rebon. Semua bumbu dihaluskan dengan lumpang lalu ditumis dan dicampur dengan santan cair.
Bumbu baru ditambahkan dengan santan kental. Proses ini dilakukan sampai tiga kali. Sejak dahulu hingga sekarang. Dengan proses yang agak rumit, tidak aneh kalau makanan ini jadi agak langka. Orang maunya langsung jadi tanpa memikirkan cara pembuatannya.









